11 Juli 2013 - 06:11
Sekjen Majma Kecam Qhardawi Lewat Surat Terbuka

Sangat amat disesalkan jika yang mengambil kesempatan dan keuntungan dari pernyataan dan fatwa-fatwa anda justru dari musuh-musuh Islam untuk kepentingan kezaliman dan kejahatan mereka.

 Menurut Kantor Berita ABNA, Sekretaris Jenderal Majma' Jahani Ahlul Bait as menulis surat terbuka kepada Ketua Persatuan Ulama Sedunia, Yusuf Al-Qardhawi yang dalam banyak pernyataannya menimbulkan perpecahan di tubuh kaum muslimin bahkan salah satu ceramahnya yang menyerukan Syaikh. Prof. Al Buthi untuk dibunuh menyebabkan kematian ulama kharismatik Ahlus Sunnah Suriah tersebut.

 Dalam suratnya tersebut Syeikh Hasan Akhtari mengecam keras sikap  negatif Qardhawi yang telah terang-terangan menyatakan keberpihakan kepada kubu AS dan Israel termasuk dukungannya terhadap kelompok takfiri. Menurut beliau, "Sikap ini akan berefek pada meningkatnya fitnah antar mazhab dan golongan dalam dunia Arab dan dunia Islam. Hanya akan meningkatkan pertumpahan darah, pemusnahan kehidupan sementara seluruh umat Islam hari ini amat memerlukan persatuan dalam menghadapi konspirasi global, diskriminasi sektarian dan terorisme, di samping memerlukan penyusunan agenda untuk menyatukan barisan dalam berhadapan dengan rezim Zionis dan kekuatan angkuh dunia (baca: AS dan Uni Eropa)."

 Berikut adalah teks surat Syeikh Hasan Akhtari yang ditujukan kepada Yusuf Qhardawi:

 Dengan nama Allah yang Maha Penyayang lagi Maha Pengasih

 "Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: "Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)". Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu."

 [Qs. Al-Baqarah: 120]

Tuan Syeikh Dr. Yusuf Al-Qardhawi

 Assalamualaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh

 Rasa penyesalan dan duka cita yang mendalam harus kami sampaikan, setelah mendapat informasi bahwa anda telah menyatakan pernyataan-pernyataan yang anti Iran, anti Hizbullah termasuk mengecam Sekjen Hizbullah Sayyid Hasan Nashrullah, pemerintah Suriah dan kaum Alawi yang telah ada keluarkan di Doha dengan menggunakan kalimat-kalimat yang mengejutkan, memalukan dan tidak wajar. Oleh itu karena itu kami menyatakan rasa kecewa dan kecaman terhadap pernyataan dan sikap negatif seperti itu. Dimana dari pernyataan anda tersebut hanya akan berefek dengan menyebarnya api fitnah, pertumpahan darah dan kehancuran kehidupan di dunia Aran dan Islam. Sementara umat Islam hari ini sangat memerlukan persatuan untuk menghadapi konspirasi global, diskriminasi, terorisme di samping memerlukan penyusunan agenda untuk menyatukan barisan dalam berhadapan dengan rezim Zionis dan kekuatan angkuh dunia (baca: AS dan Uni Eropa).

 Sebagaimana yang kita ketahui bahwasanya Allah Ta'ala berfirman di dalam kitabnya:

 "Dan janganlah kamu menyerupai orang-orang yang bercerai-berai dan berselisih sesudah datang keterangan yang jelas kepada mereka. Mereka itulah orang-orang yang mendapat siksa yang berat."

 

[Qs. Ali Imran: 105]

 Sesungguhnya apa yang terjadi dan tidak luput dari perhatian dunia Islam dan Arab adalah tragedi-tragedi kemanusiaan diantaranya kasus pembunuhan, intimidasi dan penyerangan terhadap masjid-masjid serta tempat ibadah. Begitu juga pembunuhan ulama dan mereka yang menunaikan shalat seperti as-Syahid Muhammad Sa'id Ramadhan al-Buthi, termasuk pemusnahan dan penistaan makam sahabat besar as-Syahid Hujur bin Adi al-Kindi di kawasan 'Azra, Suriah dan pembongkaran makamnya dengan melanggar batas-batas nilai kemanusiaan, begitu juga apa yang terjadi sebelum itu seperti serangan terhadap peziarah kubur dan makam Ahlul Bait as di Iraq, pemakaman para wali di beberapa negara Afrika dan negara Islam, termasuk pembakaran naskah-naskah al-Quran dan ribuan kitab-kitab berharga, penistaan agama dan kemanusiaan serta serangan-serangan terbuka. Semua itu terus terjadi tanpa ada respon dari anda yang hanya berdiam diri, tidak mengeluarkan kecaman dan sikap pribadi yang menolak semua kekejian tersebut sementara anda adalah orang yang berpengaruh. Malah jasad-jasad yang tidak bersalah telah diambil jantungnya dan dikunyah-kunyah yang tidak dipungkiri aksi dan tindakan keji tersebut dipicu oleh orang seperti anda, di mana sebelumnya telah memberikan legitimasi kepada teroris-teroris takfiri seperti ini untuk melakukan tindakan keji yang jauh dari kemanusiaan dan moral Islam.

 Sangat amat disesalkan jika yang mengambil kesempatan dan keuntungan dari pernyataan dan fatwa-fatwa anda justru dari musuh-musuh Islam untuk kepentingan kezaliman dan kejahatan mereka. Apa anda tidak mengamati dan melihat dengan teliti tentang alasan campur tangan dan keterlibatan negara-negara Eropa, Amerika dan negara-negara sekutunya dalam urusan dunia Islam?. Dari satu perspektif mereka melancarkan peperangan yang memusnahkan, dan dari sisi lain mereka menindas penduduk di Bahrain dan Arab Saudi.

 Dalam beberapa pernyataan terbaru anda yang telah mengklaim bahwa, "Saya sudah bertahun-tahun mengajak ke arah pendekatan (mazhab-mazhab Islam), saya telah mengunjungi Iran, namun mereka menertawakan kita dan golongan esktrim dari mereka hendak menghabisi Ahlusunnah". Sementara semua orang tahu bahwa Ahlusunnah tinggal bersama-sama saudara Syiah mereka dengan penuh kasih sayang dan keharmonian, sebagaimana yang anda bisa lihat di Iran dan dibeberapa tempat yang lain. Begitu juga anda berkata, "Para syeikh di Arab Saudi lebih matang pengetahuannya terhadap Syiah dibanding dengan saya."

 Ini menunjukkan inkonsistensi anda dalam berpendirian dan mengeluarkan fatwa. Bukan rahasia lagi, bahwa mereka yang terpedaya dengan tipu daya murahan tersebut tidak lama akan bergabung dengan rekan-rekan mereka yang lebih dulu memanggul senjata untuk memerangi mereka yang telah dianggap kafir dan bukan Islam.

 Kami sampaikan kepada anda bahwa Hizbullah tidak pernah sama sekali menunjukkan permusuhan dan sasaran kebencian terhadap Ahlusunnah, bahkan mereka telah ikut bersama-sama dalam pertempuran melawan Zionis, kemudian mencapai kemenangan bersejarah bersama Hamas dan Jihad Islam.  Sesuatu yang sukar dicapai oleh negara-negara Islam.

 Disaat usaha untuk mengakhiri krisis Suriah secara damai sedang digallakkan, pribadi seperti anda justru menyalakan api fitnah. Kelakukan anda tersebut bertentangan dengan firman Allah Swt dalam surah al Hujurat ayat 9, yang berbunyi:

 "Dan kalau ada dua golongan dari mereka yang beriman itu berperang hendaklah kamu damaikan antara keduanya! Tapi kalau yang satu melanggar perjanjian terhadap yang lain, hendaklah yang melanggar perjanjian itu kamu perangi sampai surut kembali pada perintah Allah. Kalau dia telah surut, damaikanlah antara keduanya menurut keadilan, dan hendaklah kamu berlaku adil; sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berlaku adil."

 Pernyataan-pernyataan anda yang penuh dengan provokasi dan tuduhan-tuduhan yang tidak terbukti terhadap pihak yang tidak bersalah semakin membenarkan pemahaman musuh yang akan semakin membantu pergerakan kelompok takfiri yang berbahaya.

 Wahai Syeikh yang memalukan, Hizbullah dan perlawanan (Moqawama) yang berperang dengan rezim Zionis anda sifatkan sebagai Syaitan, dan anda menyebut Sayyid Hasan Nasrullah dengan perkataan-perkataan yang tidak wajar sedangkan beliau merupakan ketua perlawanan Islam, pemberani dan pejuang yang menjadi kebanggaan umat Islam dan dunia Arab sejak dahulu hingga sekarang.

 Kami sungguh berharap bahwa anda seharusnya membantu mereka yang sadar dan menolong umat Islam Arab yang menentang pemerintah Zalim dalam kebangkitan mereka. Anda juga diharapkan dapat membantu orang yang telah melakukan aksi damai tanpa persenjataan di Bahrain dan Arab Saudi yang menuntut keadilan dan hak mereka, begitu juga membantu mereka yang menentang penindasan, pembunuhan, intimidasi dan kezaliman dari pemerintah kedua negara tersebut.

 Pernyataan-pernyatan  anda bertentangan dengan rekomendasi persatuan ulama sedunia dan bertentangan dengan mereka yang ingin mengahapuskan kefanatikan, perpecahan di mana ia bangkit bersama seruan keadilan sebagaimana yang termaktub dalam aturan Islam ini.

 Pernyataan-pernyataan yang berbahaya dan tidak bertanggung jawab dari anda telah melahirkan kebencian dan perselisihan yang mengorbankan nyawa umat Islam. Dan juga akan menjadi contoh yang negatif, kebencian dan fitnah sesama umat Islam.

 Pernyataan-pernyataan provokatif terbaru anda hanya akan memberikan manfaat kepada Yahudi, Zionisme, Kristiani dan mereka yang bimbang terhadap Hizbullah setelah kekalahan Israel pada tahun 2006.

 Gara-gara ini anda justru meninggalkan tugas anda yang seharusnya menjalin kerjasama dalam berbakti kepada Islam dan umatnya. Anda juga tidak bangkit menghadapi musuh-musuh yang mana anda sendiri telah berkhidmat kepada mereka dengan mengeluarkan pernyataan yang tidak bertanggung jawab tersebut. Hal tersebut juga yang telah menjadi faktor penyebab terjadinya perselisihan dan pertumpahan darah antara umat Islam.

 Anda tidak bisa pungkiri kenyataan bahwa Hizbullah dan Iran secara terbuka membela dan mendukung perlawanan Islam di Palestina dan Lebanon. Perlindungan kemenangan dan membentuk latar belakang pembebasan bumi Arab dan Islam yang dijajah ini telah diperkuat dan dikokohkan. Sementara itu negara teluk yang kaya raya hanya bermain di air keruh, melakukan pengkhianatan dan menghambakan diri pada Zionis dan Amerika Serikat. Ini adalah perbedaan diantara keduanya.

 Kami menyatakan secara terbuka kekecewaan dan dukacita terhadap pernyataan-pernyataan anda karena hingga kini kami belum mendengar pernyataan anda yang menentang gerakan kristenisasi di mana tujuannya untuk mengeluarkan umat Islam dari agamanya dan masuk ke dalam agama lain.

 Kami yakin persengkongkolan anda dengan kelompok teroris Takfiri dan rezim-rezim kuasa besar dunia dan Zionis, bakal menambahkan kekejaman, fitnah sektarian dan mazhab. Keganasan dan terrorisme ini akan meninggalkan kesan terhadap rezim-rezim di waktu akan datang. Barangsiapa yang bersekutu dengan api fitnah akan bertanggung jawab di hadapan Allah, rakyat dan negara.

 Di akhir kalam kami menulis kata-kata ini, dan kita semua akan sangat menyesal dan kesal apabila sekelompok ilmuan dan ulama dalam dunia Islam telah mencetuskan api fitnah perpecahan dan perselisihan dan bukannya berupaya duduk bersama untuk membicarakan permasalahan umat Islam dan bagaimana membangun persatuan dan keutuhan sebagai umat yang satu.

وَالْعَاقِبَةُ لِلْمُتَّقِينَ ولا حول ولا قوة إلا بالله  العلي العظیم

"Kesudahan yang baik adalah bagi orang-orang yang bertaqwa, tiada daya dan kekuatan melainkan Allah yang Maha Tinggi dan Agung"

 وَسَيَعْلَمُ الَّذِينَ ظَلَمُوا أَيَّ مُنْقَلَبٍ يَنْقَلِبُونَ

"Orang-orang yang telah melakukan kezaliman, akan mengetahui kelak, ke tempat mana, mereka akan kembali."

Muhamad Hasan Akhtari

 Sekjen Majma' Jahani Ahlul Bait